Beranda » » » Makalah Enzim Laktase Translate ►

Makalah Enzim Laktase

Bagikan kepada teman!
Download Ms.Word
Untuk Download Artikel Klik Gambar
BAB I
PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang 
A.    Pengertian Enzim
Beberapa reaksi imia dalam tubuh mahluk hidup terjadi sangat cepat. Hal ini terjadi karena adanya suatu zat yang membantu proses tersebut. Bila zat ini tidak ada ada maka proses – proses tersebut akan terjadi lambat atau tidak berlangsung sama sekali. Zat tersebut dikenal dengan nama fermen atau enzim. Enzim adalah bio katalisator , yang artinya dapat mempercepat reaksi – reaksi biologi tanpa mengalami perubahan struktur kimia.
Menurut kuhne (1878), enzim berasal dari kata in + zyme yang berarti sesuatu didalam ragi.Berdasarkan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa enzim adalah suatu protein yang berupa molekul – molekul besar, yang berat molekulnya adalah ribuan. Sebagai contoh adalah enzim katalase berat molekulnya 248.000 sedang enzim urese beratnya adalah 438.000.
            Pada enzim terdapat bagian protein yang tidak tahan panas yaitu disebut dengan apoenzim, sedangkan bagian yang bukan protein adalah bagian yang aktif dan diberi nama gugus prostetik, biasanya berupa logam seperti besi, tembaga , seng atau suatu bahan senyawa organic yang mengandung logam.
            Apoenzim dan gugus prostetik merupakan suatu kesatuan yang disebut holoenzim, tetapi ada juga bagian enzim yang apoenzim dan gugus prospetiknya tidak menyatu. Bagian gugus prostetik yang lepas kita sebut koenzim, yang aktif seperti halnya gugus prostetik. Contoh koenzim adalah vitamin atau bagian vitamin (misalnya : vitamin B1, B2, B6, niasin dan biotin).
Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik.Molekul awal yang disebut substrat akan dipercepat perubahannya menjadi molekul lain yang disebut produk. Jenis produk yang akan dihasilkan bergantung pada suatu kondisi/zat, yang disebut promoter. Semua proses biologis sel memerlukan enzim agar dapat berlangsung dengan cukup cepat dalam suatu arah lintasan metabolisme yang ditentukan oleh hormon sebagai promoter.
Enzim bekerja dengan cara bereaksi dengan molekul substrat untuk menghasilkan senyawa intermediat melalui suatu reaksi kimia organik yang membutuhkan energi aktivasi lebih rendah, sehingga percepatan reaksi kimia terjadi karena reaksi kimia dengan energi aktivasi lebih tinggi membutuhkan waktu lebih lama. Sebagai contoh:
X + C → XC (1)
Y + XC → XYC (2)
XYCCZ (3)
CZ → C + Z (4)
Meskipun senyawa katalis dapat berubah pada reaksi awal, pada reaksi akhir molekul katalis akan kembali ke bentuk semula. Sebagian besar enzim bekerja secara khas, yang artinya setiap jenis enzim hanya dapat bekerja pada satu macam senyawa atau reaksi kimia. Hal ini disebabkan perbedaan struktur kimia tiap enzim yang bersifat tetap. Sebagai contoh, enzim α-amilase hanya dapat digunakan pada proses perombakan pati menjadi glukosa. 
B.     Fungsi biologis
Enzim mempunyai berbagai fungsi bioligis dalam tubuh organisme hidup. Enzim berperan dalam transduksi signal dan regulasi sel, seringkali melalui enzim kinase dan fosfatase. Enzim juga berperan dalam menghasilkan pergerakan tubuh, dengan miosin menghidrolisis ATP untuk menghasilkan kontraksi otot. ATPase lainnya dalam membran sel umumnya adalah pompa ion yang terlibat dalam transpor aktif. Enzim juga terlibat dalam fungs-fungsi yang khas, seperti lusiferase yang menghasilkan cahaya pada kunang-kunang Virus juga mengandung enzim yang dapat menyerang sel, misalnya HIV integrase dan transkriptase balik.
Salah satu fungsi penting enzim adalah pada sistem pencernaan hewan. Enzim seperti amilase dan protease memecah molekul yang besar (seperti pati dan protein) menjadi molekul yang kecil, sehingga dapat diserap oleh usus. Molekul pati, sebagai contohnya, terlalu besar untuk diserap oleh usus, namun enzim akan menghidrolisis rantai pati menjadi molekul kecil seperti maltosa, yang akan dihidrolisis lebih jauh menjadi glukosa, sehingga dapat diserap. Enzim-enzim yang berbeda, mencerna zat-zat makanan yang berbeda pula. Pada hewan pemamah biak, mikroorganisme dalam perut hewan tersebut menghasilkan enzim selulase yang dapat mengurai sel dinding selulosa tanaman.
Beberapa enzim dapat bekerja bersama dalam urutan tertentu, dan menghasilan lintasan metabolisme. Dalam lintasan metabolisme, satu enzim akan membawa produk enzim lainnya sebagai substrat. Setelah reaksi katalitik terjadi, produk kemudian dihantarkan ke enzim lainnya. Kadang-kadang lebih dari satu enzim dapat mengatalisasi reaksi yang sama secara bersamaan.
Enzim menentukan langkah-langkah apa saja yang terjadi dalam lintasan metabolisme ini. Tanpa enzim, metabolisme tidak akan berjalan melalui langkah yang teratur ataupun tidak akan berjalan dengan cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan sel. Dan sebenarnya, lintasan metabolisme seperti glikolisis tidak akan dapat terjadi tanpa enzim. Glukosa, contohnya, dapat bereaksi secara langsung dengan ATP, dan menjadi terfosforliasi pada karbon-karbonnya secara acak. Tanpa keberadaan enzim, proses ini berjalan dengan sangat lambat. Namun, jika heksokinase ditambahkan, reaksi ini tetap berjalan, namun fosforilasi pada karbon 6 akan terjadi dengan sangat cepat, sedemikiannya produk glukosa-6-fosfat ditemukan sebagai produk utama. Oleh karena itu, jaringan lintasan metabolisme dalam tiap-tiap sel bergantung pada kumpulan enzim fungsional yang terdapat dalam sel tersebut.
C.     Sifat – sifat Enzim 
 1) Sebagai bio katalisator :
    - mempengaruhi kecepatan reaksi kimia, tanpa ia sendiri mengalami perubahan kimia yang bersifat permanen.
      - jumlah tidak perlu banyak
 2) Bersifat spesifik , artinya suatu enzim hanya aktif pada substrat tertentu.
 3) Dipengaruhi suhu :
            -  suhu maksimum
            - suhu optimum ±400C
            - suhu minimum
4) Dipengaruhi pH , suatu ezim hanya aktif pada pH tertentu saja
5) Dapat diluar dan didalam sel.

D.    Faktor-Faktor  yang  Mempengaruhi  Enzim
Kerja enzim dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama adalah substrat, suhu, keasaman, kofaktor dan inhibitor. Tiap enzim memerlukan suhu dan pH (tingkat keasaman) optimum yang berbeda-beda karena enzim adalah protein, yang dapat mengalami perubahan bentuk jika suhu dan keasaman berubah. Di luar suhu atau pH yang sesuai, enzim tidak dapat bekerja secara optimal atau strukturnya akan mengalami kerusakan. Hal ini akan menyebabkan enzim kehilangan fungsinya sama sekali. Kerja enzim juga dipengaruhi oleh molekul lain. Inhibitor adalah molekul yang menurunkan aktivitas enzim, sedangkan aktivator adalah yang meningkatkan aktivitas enzim. Banyak obat dan racun adalah inihibitor enzim
a. Temperatur
Karena enzim tersusun dari protein, maka enzim sangat peka terhadap temperature. Temperature yang terlalu tinggi dapat menyebabkan denaturasi protein. Temperature yang terlalu rendah dapat menghambat reaksi. Pada umumnya temperatur optimum enzim adalah 30 – 400C.
Kebanyakan enzim tidak menunjukkan reaksi jika suhu turun sampai 00c , namun enzim tidak rusak, bila suhu normal maka enzim akan aktif kembali . enzim tahan pada suhu rendah, namun rusak diatas suhu 500c.
b. Perubahan pH
       Enzim juga sangat terpengaruh oleh pH. Perubahan pH dapat mempengaruhi perubahan asam amino kunci pada sisi aktif enzim sehingga menghalangi sisi aktif berkombinasi dengan substratnya. pH optimum yang diperlukan berbeda – beda tergantung jenis enzimnya.
c. Konsentrasi enzim dan substrat
      Agar reaksi berjalan optimum, maka perbandingan jumlah antara enzim dan zubstrat harus sesuai. Jika enzim terlalu sedikit dan substrat terlalu banyak reaksi akan berjalan lambat bahkan ada substrat yang tidak terkatalisasi . semakin banyak enzim, reaksi akan semakin cepat.

E.     Jenis-jenis Inhibitor Enzim 
a.      Inhibitor kompetitif.
      Pada penghambatan ini zat – zat penghambat mempunyai struktur yang mirip dengan struktur substrat. Dengan demikian baik substrat maupun zat penghambat berkompetisi atau bersaing untuk bersatu dengan sisi aktif enzim , jka zat penghambat lebih dulu berikatan dengan sisi aktif enzim , maka substratnya tidak dapat lagi berikatan dengan sisi aktif enzim. 
b.       Inhibitor nonkompetitif
          Pada penghambatan ini, substrat sudah tidak dapat berikatan dengan kompleks enzim- inhibitor, karena sisi aktif enzim berubah.  Kegunaan inhibitor
Inhibitor sering digunakan sebagai obat. Contohnya adalah inhibitor yang digunakan sebagai obat aspirin. Aspirin menginhibisi enzim COX-1 dan COX-2 yang memproduksi pembawa pesan peradangan prostaglandin, sehingga ia dapat menekan peradangan dan rasa sakit. Namun, banyak pula inhibitor enzim lainnya yang beracun. Sebagai contohnya, sianida yang merupakan inhibitor enzim ireversibel, akan bergabung dengan tembaga dan besi pada tapak aktif enzim sitokrom c oksidase dan memblok pernafasan sel. 
F.      Nomenklatur dan klasifikasi enzim
Enzim diberi nama dengan menambahkan akhiran ase terhadap nama substrat yang diubah oleh enzim tersebut, misalnya enzim maltase menjadi glukosa; enzim yang mengubah lemak (lipid) adalah lipase; enzim – enzim yang mengadakan perubahan karbohidrat merupakan kelompok karbohidrase.
          Berdasarkan peristiwa – peristiwa yang terjadi  didalam suatu reaksi maka enzim dapat digolongkan menjadi golongan berikut:
a. Golongan Hidrolase,
            Yaitu enzim yang dengan penambahan air atau dengan adanya air dapat mengubah suatu substrat menjadi hasil akhir, misalnya karboksilase, protease dan lipase.
Hidrolase merupakan enzim-enzim yang menguraikan suatu zat dengan pertolongan air. Hidrolase dibagi atas kelompok kecil berdasarkan substratnya yaitu :
Karbohidrase, yaitu enzim-enzim yang menguraikan golongan karbohidrat.
Kelompok ini masih dipecah lagi menurut karbohidrat yang diuraikannya, misal :
a.       Amilase, yaitu enzim yang menguraikan amilum (suatu polisakarida) menjadi maltosa 9 suatu disakarida).



amilase


                     2 (C6H10O5)n + n H2O                 n C12H22O11

amilum

maltosa
               
                                                              
b.      Maltase, yaitu enzim yang menguraikan maltosa menjadi glukosa



maltase


C12H22O11 + H20                 2 C6H12O6






maltosa


glukosa



c.       Sukrase, yaitu enzim yang mengubah sukrosa (gula tebu) menjadi glukosa dan fruktosa.
d.      Laktase, yaitu enzim yang mengubah laktase menjadi glukosa dan galaktosa.
e.       Selulase, emzim yang menguraikan selulosa (suatu polisakarida) menjadi selobiosa (suatu disakarida)
f.       Pektinase, yaitu enzim yang menguraikan pektin menjadi asam-pektin.

b. Golongan Desmolase,
            Yaitu enzim yang dapat memecah ikatan C – C atau C – N , contohnya enzim – enzim peroksidase, dehidrogenase, katalase, karboksilase dan transaminase.
Dengan berkembangnya ilmu generika dan dilakukannya berbagai percobaan di bidang ini, dapat dibuktikan bahwa pembentukan enzim atau kelompok enzim diatur oleh gen atau keompok gen dalam kromosom. George beadle dan Edward tatum mendapat hadiah nobel pada tahun 1958 dalam menemukan gen – gen pengandali sintesis protein dan enzim, yang disimpulkan dalam suatu teori “one gene one enzyme”.
 

G.    Lima cara utama aktivitas enzim dikontrol dalam sel.
1.    Produksi enzim (transkripsi dan translasi gen enzim) dapat ditingkatkan atau diturunkan bergantung pada respon sel terhadap perubahan lingkungan. Bentuk regulase gen ini disebut induksi dan inhibisi enzim. Sebagai contohnya, bakteri dapat menjadi resistan terhadap antibiotik seperti penisilin karena enzim yang disebut beta-laktamase menginduksi hidrolisis cincin beta-laktam penisilin. Contoh lainnya adalah enzim dalam hati yang disebut sitokrom P450 oksidase yang penting dalam metabolisme obat. Induksi atau inhibisi enzim ini dapat mengakibatkan interaksi obat.
2.   Enzim dapat dikompartemenkan, dengan lintasan metabolisme yang berbeda-beda yang terjadi dalam kompartemen sel yang berbeda. Sebagai contoh, asam lemak disintesis oleh sekelompok enzim dalam sitosol, retikulum endoplasma, dan aparat golgi, dan digunakan oleh sekelompok enzim lainnya sebagai sumber energi dalam mitokondria melalui β-oksidasi.
3.   Enzim dapat diregulasi oleh inhibitor dan aktivator. Contohnya, produk akhir lintasan metabolisme seringkali merupakan inhibitor enzim pertama yang terlibat dalam lintasan metabolisme, sehingga ia dapat meregulasi jumlah produk akhir lintasan metabolisme tersebut. Mekanisme regulasi seperti ini disebut umpan balik negatif karena jumlah produk akhir diatur oleh konsentrasi produk itu sendiri. Mekanisme umpan balik negatif dapat secara efektif mengatur laju sintesis zat antara metabolit tergantung pada kebutuhan sel. Hal ini membantu alokasi bahan zat dan energi secara ekonomis dan menghindari pembuatan produk akhir yang berlebihan. Kontrol aksi enzimatik membantu menjaga homeostasis organisme hidup.
4.  Enzim dapat diregulasi melalui modifikasi pasca-translasional. Ia dapat meliputi fosforilasi, miristoilasi, dan glikosilasi. Contohnya, sebagai respon terhadap insulin, fosforilasi banyak enzim termasuk glikogen sintase membantu mengontrol sintesis ataupun degradasi glikogen dan mengijinkan sel merespon terhadap perubahan kadar gula dalam darah. Contoh lain modifikasi pasca-translasional adalah pembelahan rantai polipeptida. Kimotripsin yang merupakan protease pencernaan diproduksi dalam keadaan tidak aktif sebagai kimotripsinogen di pankreas. Ia kemudian ditranspor ke dalam perut di mana ia diaktivasi. Hal ini menghalangi enzim mencerna pankreas dan jaringan lainnya sebelum ia memasuki perut. Jenis prekursor tak aktif ini dikenal sebagai zimogen.
5.   Beberapa enzim dapat menjadi aktif ketika berada pada lingkungan yang berbeda. Contohnya, hemaglutinin pada virus influenza menjadi aktif dikarenakan kondisi asam lingkungan. Hal ini terjadi ketika virus terbawa ke dalam sel inang dan memasuki lisosom.

I.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, kami merumuskan masalah sebagai berikut.
1.      Apa yang dimaksud dengan enzim Laktase?
2.      Apa sifat dari enzim Laktase?
3.      Apa fungsi dari enzim Laktase?
4.      Apa struktur kimia dari Enzim Laktase?
5.      Apa identifikasi dari enzim Laktase?
6.      Bagaimana cara mendapatkan enzim Laktase?
7.      Dimana tempat enzim Laktase?

I.3 Tujuan Makalah
Sejalan dengan rumusan masalah di atas, makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan :
1.         Pengertian enzim Laktase
2.         Mengetahui sifat enzim Laktase
3.         Mengetahui fungsi enzim Laktase
4.         Struktur kimia enzim Laktase
5.         Identifikasi enzim Laktase
6.         Cara mendapatkan enzim Laktase
7.         Tempat kerja enzim Laktase

I.4 Kegunaan Makalah
Makalah ini disusun dengan harapan memberikan kegunaan baik secara teoritis maupun secara praktis. Secara teoritis makalah ini berguna sebagai pengembangan enzim amilase. Secara praktis makalah ini diharapkan bermanfaat bagi :
1.      Penulis, sebagai wahana penambah pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang enzim amilase.
2.      Pembaca/dosen, sebagai media informasi tentang enzim amilase secara teoritis maupun secara praktis.

I.5 Prosedur Makalah
Makalah ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Melalui metode ini kami akan menguraikan permasalahan yang dibahas secara jelas dan menyeluruh. Data teoritis dalam makalah ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik studi pustaka, artinya kami mengambil data melalui kegiatan membaca berbagai literatur yang relevan dengan tema makalah.


BAB II
PEMBAHASAN

II.1 Pengertian Enzim Laktase
Laktaes (juga dikenal sebagai hidrolase laktase-phlorizin, atau LPH), bagian dari keluarga β-galaktosidase enzim, adalah hidrolase glikosida terlibat dalam hidrolisis dari laktosa disakarida menjadi galaktosa konstituen dan monomer glukosa.
Enzim laktase adalah  Enzim mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Kedua zat yang dihasilkan tersebut, struktur kimianya lebih simpel dan lebih mudah diterima sebagai nutrisi tubuh manusia.
 β-galaktosidase merupakan salah satu enzim hidrolase yang termasuk dalam Operon ara yang berfungsi untuk mempercepat reaksi konversi dari galaktosida menjadi galaktosa, seperti laktosa menjadi monosakarida yaitu galaktosa dan glukosa. Substrat enzim ini termasuk gangliosida GM1, laktosilseramida, laktosa, dan berbagai macam glikoprotein. Enzim ini dikodekan oleh lacZ dan mempunyai isomer yaitu α-galaktosidase (melibiase).
 Laktase sangat penting bagi tubuh untuk memecah laktosa , gula yang terjadi secara alami dalam susu dan produk susu. Intoleransi laktosa, atau ketidakmampuan untuk mencerna makanan yang mengandung laktosa, merupakan akibat langsung dari defisiensi laktase
Kekurangan laktase dapat terjadi sejak lahir, juga dikenal sebagai bawaan tidak adanya, karena adanya mutasi gen tertentu yang bertanggung jawab untuk produksinya. Hal ini hanya terjadi dalam kasus yang jarang, dan akan diidentifikasi segera setelah lahir. Penyakit yang merusak lapisan usus kecil juga dapat menyebabkan kekurangan, dengan menghancurkan kemampuan sel untuk menghasilkan enzim. Namun, penyebab paling umum dari kekurangan laktase adalah orang dewasa-jenis hypolactasia, atau berkurangnya produksi laktase setelah bayi.

II.2  Sifat Enzim Laktase 
 Sifat yang penting dari enzim lactase diantaranya adalah daya katalisisnya dan sifat katalisisnya yang spesifik terhadap reaksi tertentu. Enzim hanya dapat bekerja pada suatu substrat tertentu atau pada sejumlah kecil senyawa yang sejenis. Hal ini berbeda dengan katalisator inorganik seperti H+, OH- ataupun ion-logam. Sebagai contoh misalnya enzim laktase hanya bisa bekerja pada laktosa. 

II.3 Fungsi Enzim laktase 
Laktase merupakan enzim yang membantu kita mencerna laktosa, yang merupakan gula dalam susu dan produk susu. Laktosa tidak dapat diserap oleh tubuh kecuali diurai oleh laktase menjadi glukosa dan galaktosa. Orang yang tidak memiliki cukup laktase dalam usus mereka bisa mendapatkan kram perut, perut kembung dan diare ketika mereka makan produk susu. 

II.4 Struktur Kimia Enzim Laktase 
Enzim lactase mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. Kedua enzim yang di hasilkan dari uraian antara monosakarida dan disakarida , sehingga struktur kimianya lebih simple dan lebih mudah di terima oleh nutrisi tubuh manusia. 
Pra-pro-laktase, produk terjemahan utama, memiliki struktur polipeptida tunggal utama yang terdiri atas 1927 asam amino Hal ini dapat dibagi menjadi lima domain: (i) asam amino dibelah 19 urutan sinyal; (ii) yang besar prosequence domain yang tidak hadir dalam laktase dewasa; (iii) segmen laktase dewasa; (iv) membran hidrofobik rentang jangkar, dan (v) singkat terminal karboksil hidrofilik Urutan sinyal dibelah dalam retikulum endoplasma,. dan 215 kDa dihasilkan pro-LPH ​​dikirim ke Golgi, di mana ia sangat glikosilasi dan proteolytically diolah ke bentuk dewasa nya. prodomain telah ditunjukkan untuk bertindak sebagai pendamping intramolekul di UGD, mencegah pembelahan tripsin dan memungkinkan LPH untuk mengadopsi struktur 3-D perlu diangkut ke aparatus Golgi. 
Menghasilkan laktase manusia terdiri dari 160 polipeptida rantai tunggal yang melokalisasi kDa pada membran sikat perbatasan sel epitel usus. Hal ini berorientasi dengan N-terminus di luar sel dan C-terminus di sitosol LPH berisi. dua situs katalitik asam glutamat. Dalam enzim manusia, aktivitas laktase telah terhubung ke Glu-Glu-1749, sementara 1.273 adalah situs fungsi phlorizin hidrolase. 
Laktase dikodekan oleh lokus genetik tunggal pada kromosom 2 Hal ini diungkapkan secara eksklusif oleh mamalia enterosit usus kecil dan di tingkat yang sangat rendah dalam usus besar selama perkembangan janin. Manusia dilahirkan dengan tingkat tinggi ekspresi laktase..   Dalam sebagian besar penduduk dunia, transkripsi laktase turun-diatur setelah menyapih, sehingga dalam ekspresi berkurang laktase di usus kecil. Hilangnya ekspresi laktase menyebabkan. gejala umum hypolactasia dewasa-jenis, atau intoleransi laktosa. 
Beberapa penduduk segmen menunjukkan ketekunan laktase yang dihasilkan dari mutasi yang dipostulasikan telah terjadi 5000-10,000 tahun yang lalu, bertepatan dengan munculnya domestikasi ternak. mutasi ini telah memungkinkan hampir setengah dari penduduk dunia untuk memetabolisme laktosa tanpa gejala. Penelitian telah menghubungkan terjadinya kegigihan laktase untuk dua polimorfisme nukleotida tunggal yang berbeda tentang 14 dan 22 kilobases hulu akhir 5'-gen LPH .Kedua mutasi, C T pada posisi -13.910 dan T A pada posisi -22018, telah terpisah berkaitan dengan laktase ketekunan. 
Promotor laktase adalah 150 pasang basa panjang dan terletak tepat di hulu lokasi inisiasi transkripsi.Urutan sangat kekal pada mamalia, menunjukkan bahwa regulator cis-transkripsi kritis yang terletak di dekatnya. CDX-2, HNF -1α, dan Gata telah diidentifikasi sebagai faktor transkripsi. Studi onset hypolactasia telah menunjukkan bahwa meskipun polimorfisme ada sedikit perbedaan dalam ekspresi laktase pada bayi, menunjukkan bahwa mutasi menjadi semakin relevan dalam pengembangan.Ιt dihipotesiskan bahwa protein pengikat DNA-tahapan perkembangan-diatur down-mengatur transkripsi atau transkrip mRNA mengacaukan, menyebabkan penurunan ekspresi LPH setelah penyapihan. 

II.5  Pengidentifikasi 
Golongan Hydrolase

Nama
laktase
Reaksi
laktosa + H2O = D-galaktosa + D-glukosa
Istilah
laktosa = β-D-galactopyranosyl-(1 4)-α-D-glukopiranosa
Nama lain
laktase-phlorizin hidrolase
Nama sistematis
galactohydrolase laktosa

II.6  Mekanisme

Laktase dapat menghidrolisis berbagai substrat. Sementara itu terutama anggota kelas enzimatik β-galaktosidase, laktase juga memiliki glukosidase dan kegiatan glycosylceramidase Dalam metabolisme, ikatan β-glikosidik di D-laktosa dihidrolisis untuk membentuk D-galaktosa dan D-glukosa, yang dapat diserap melalui dinding usus dan ke dalam aliran darah. Reaksi keseluruhan yang mengkatalisis laktase adalah C12H22O11 + H2O C6H12O6 + C6H12O6 + panas. Laktase juga mengkatalisis konversi phlorizin untuk phloretin dan glukosa.

Mekanisme katalitik hidrolisis D-laktosa mempertahankan konfigurasi substrat anomeric dalam produk. Sementara rincian mekanisme tidak pasti,. retensi stereokimia dicapai melalui reaksi perpindahan ganda. Studi laktase E. coli telah mengusulkan bahwa hidrolisis dimulai ketika sebuah nukleofil glutamat pada serangan enzim dari sisi aksial karbon galactosyl dalam ikatan β-glikosidik Penghapusan glukosa-D meninggalkan grup mungkin. difasilitasi oleh katalisis asam Mg-dependen. Enzim dibebaskan dari gugus α-galactosyl atas serangan nukleofilik khatulistiwa oleh air, yang menghasilkan D-galaktosa.
 Substrat modifikasi penelitian telah menunjukkan bahwa 3'-OH dan gugus 2'-OH pada cincin galactopyranose sangat penting untuk pengenalan dan hidrolisis enzimatik Kelompok 3'-hidroksi ini. terlibat dalam mengikat awal untuk substrat sedangkan 2 '- kelompok tidak diperlukan untuk pengenalan tapi diperlukan dalam langkah selanjutnya. Hal ini ditunjukkan oleh fakta bahwa analog 2-deoksi merupakan penghambat kompetitif yang efektif (Ki = 10 mm) Penghapusan kelompok hidroksil spesifik pada bagian glukopiranosa tidak sepenuhnya menghilangkan katalisis..

II. 7 Cara Mendapatkan Enzim Laktase
Laktase diproduksi secara komersial dan dapat diekstraksi baik dari ragi seperti Kluyveromyces fragilis dan Kluyveromyces lactis dan dari jamur, seperti Aspergillus niger dan Aspergillus oryzae.

II. 8 Tempat Kerja Enzim Laktase
Laktase, merupakan salah satu dari kelompok enzim yang ditemukan di usus kecil , hati, dan ginjal mamalia yang mengkatalisis pemecahan laktosa ( gula susu ) ke dalam gula sederhana glukosa dan galaktosa. Pada manusia, laktase dikodekan oleh gen LCT.. Laktase sangat penting untuk hidrolisis pencernaan laktosa dalam susu..Suhu optimum untuk lactase adalah sekitar 77 ° F (25 ° C) untuk aktivitasnya dan mempunyai pH optimum 6.  Laktase sebagian besar diproduksi di sel-sel (enterosit disebut) dari vili , yang garis bagian dalam usus kecil. Ketika lapisan usus kecil rusak (seperti yang terjadi pada penyakit celiac tidak diobati), produksi laktase diturunkan dan intoleransi laktosa dapat terjadi.



BAB III
SIMPULAN DAN SARAN

III.1 SIMPULAN
1.      Pengertian Enzim
Enzim atau biokatalisator adalah katalisator organik yang dihasilkan oleh sel.Enzim sangat penting dalam kehidupan, karena semua reaksi metabolisme dikatalis oleh enzim. Jika tidak ada enzim, atau aktivitas enzim terganggu maka reaksi metabolisme sel akan terhambat hingga pertumbuhan sel juga terganggu.
Reaksi-reaksi enzimatik dibutuhkan agar bakteri dapat memperoleh makanan/ nutrient dalam keadaan terlarut yang dapat diserap ke dalam sel, memperoleh energi Kimia yang digunakan untuk biosintesis, perkembangbiakan, pergerakan, dan lain-lain. 

2.      Pengertian Enzim Laktase
Laktase (juga dikenal sebagai hidrolase laktase-phlorizin, atau LPH), bagian dari   keluarga β-galaktosidase enzim, adalah hidrolase glikosida terlibat dalam hidrolisis dari laktosa disakarida menjadi galaktosa konstituen dan monomer glukosa.
  Laktase, merupakan salah satu dari kelompok enzim yang ditemukan di usus kecil , hati, dan ginjal mamalia yang mengkatalisis pemecahan laktosa ( gula susu ) ke dalam gula sederhana glukosa dan galaktosa. Laktase sangat penting bagi tubuh untuk memecah laktosa , gula yang terjadi secara alami dalam susu dan produk susu. Intoleransi laktosa, atau ketidakmampuan untuk mencerna makanan yang mengandung laktosa, merupakan akibat langsung dari defisiensi lactase.

3.      Cara Mendapatkan enzim Laktase
Laktase diproduksi secara komersial dan dapat diekstraksi baik dari ragi seperti Kluyveromyces fragilis dan Kluyveromyces lactis dan dari jamur, seperti Aspergillus niger dan Aspergillus oryzae.

III.2 SARAN
Sejalan dengan simpulan diatas kami merumuskan saran sebagai berikut :
1.  Enzim sangat penting dalam kehidupan terutama dalam proses metabolisme.
2.      Konsumsilah makanan yang banyak mengandun g enzim.


DAFTAR PUSTAKA

1.      http://id.wikipedia.org/wiki/enzim Laktase
2.      http://www.chem.qmul.ac.uk/iubmb/enzyme/EC3/2/1/108.html
3.      Colby, S.D (1985). Biochemistry : A Synopsis. California : Lange Medical Publikations
Download Ms.Word
Untuk Download Artikel Klik Gambar
Description: Makalah Enzim Laktase Rating: 5.0 Reviewer: Iim Nurhidayat ItemReviewed: Makalah Enzim Laktase

Subscribe in a reader

Atau Berlangganan gratis Via Email Di bawah ini

ARTIKEL TERKAIT:

Posted by: Iim Nurhidayat
ReferensiKu Updated at: 17.33

Poskan Komentar

 

Followers

Site Info

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Ping your blog, website, or RSS feed for Free Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu

Komentar Terbaru

Guest Book / Buku Tamu×