Beranda » » » PEMERIKSAAN ATAU IDENTIFIKASI SALMONELLA Sp. Translate ►

PEMERIKSAAN ATAU IDENTIFIKASI SALMONELLA Sp.

Bagikan kepada teman!
ReferensiKu : PEMERIKSAAN ATAU IDENTIFIKASI SALMONELLA Sp.
Bakteri Salmonella Sp.

I. TUJUAN
Untuk mengetahui keadaan hygienitas makanan dan minuman apakah memenuhi syarat kesehatan atau tidak atau apakah makanan dan minuman tersebut tercemar oleh salmonella atau tidak.

II. METODE
Metode yang digunakan dalam praktikum pemeriksaan atau identifikasi salmonella Sp. adalah metode identifikasi koloni pada media penyubur dan selektif Identifikasi atau pemeriksaan salmonella Sp. Dilakukan dengan menumbuhkannya pada media penyubur seperti mac conkey dan ss agar namun sebelumnya sampel

III. PRINSIP
Sampel yang diperiksa dimasukan media pemupuk dulu yaitu SCB ( Selinite Cystine Broth ). Selanjutnya media diinkubasi pada incubator pada suhu 37° C sehingga dapat diamati koloni-koloni yang tumbuh pada media tersebut secara makroskopik( morfologi dan sifat ).

IV. DASAR TEORI
Salmonella Sp. Pertama ditemukan ( diamati ) pada penderita demam tifoid pada tahun 1880 oleh Eberth dan dibenarkan oleh Robert Koch dalam budidaya bakteri pada tahun 1881 ( Todar, 2008 ). Salmonella Sp. Adalah bakteri berbentuk batang , pada pengecatan gram berwarna merah ( bakteri gram negative , berukuran 2μ - 4 x 0,6, memiliki flagel ( kecuali S. Gallinarum dan S pullorum ), dan tidak berspora . Habitat Salmonella Sp. Adalah pada saluran pencernaan ( usus halus ) manusia dan hewan. Suhu pertumbuhan salmonella Sp. Ialah 37° C dan pada pH 6-8. ( Julius, 1990) Salmonella Sp. Bersifat aerob dan anaerob fakultatif. Pada media BAP ( Blood Agar Plate ) menyebabkan hemolisi, pada MC ( Mac Conkey ) tidak memfermentasi laktosaatau disebut non lactose fermentasi, tapi Salmonella Sp. Mempermentasi glukosa, manitol, dan maltosa disertai pembentukan asam dan gas kecuali salmonella Thyphi yang tidak menghasilkan gas. Kemudian pada indol negative, MR positive, dan sitrat kemungkinan positive. Tidak mengidrolisiskan Urea dan menghasilkan H2S. ( Julius, 1990 ).

V. ALAT & BAHAN
ALAT :
1. Incubator
2. Cawan petri steril
3. Lampu spiritus
4. Pepet ukur
5. Beaker glass
6.Ose
BAHAN :
1.Media SCB ( Selenite Cystine Broth )
2.Media SS Agar
3.Media Mac Conkey
4. Susu Kedelai
5.Aquadest


VI. CARA KERJA
1. Dipipet 10 ml sampel susu kedelai yang telah disiapkan
2. Dimasukan pada media pemupuk ( SCB )
3. Diinkubasi pada incubator pada suhu 37° C selama 24 jam
4. Disiapkan media selektif ( SS Agar dan Mac Conkey )
5. Diambil 1 Ose dari media SCB yang telah dibuat sebelumnya
6. Dihapuskan secara zigzag pada media selektif yang telah disiapkan
7. Diinkubasi pada incubator pada suhu 37° C selama 24 jam
8. Diamati dan dicatat koloni-koloni yang tumbuh

VII. HASIL PENGAMATAN
1. Pada media SS Agar :
Morfologi koloni : Ukuran : kecil
Warna : Kuning bening
Referensiku : Media SS
SS positif (+)
Bentuk : Bulat
Sifat : Berbau menyengat dan tidak ada lender
2. Pada media Mac Conkey :
ReferensiKu : Media MC
Mac Conckey /negatif(-)
Pada media Mac Conkey tidak ditemukan adanya koloni bakteri yang tumbuh. ( hasil negative )


VIII. PEMBAHASAN
Pada praktikum pemeriksaan atau identifikasi Salmonella Sp. Kali ini digunkan media SS Agar dan Mac Conkey dan susu kedelai sebagai sampel yang akan diidentifikasi ada tidaknya Salmonella Sp. Setelah diinkubasi pada suhu 37° C diperoleh hasil pada media SS Agar ditumbuhi koloni yang memiliki morfologi berukuran kecil, berwarna kuning bening, dan berbentuk bulat, sedangkan sifatnya adalah tidak berlendir dan berbau menyengat. Sedangkan pada media Mac Conkey tidak ditumbuhi koloni karena media ini bersifat memilah bakteri enteric gram negative yang memfermentasi lactose, crystal violet, dan Neutral red Bile Salt. Namun pada koloni S. Aureus, P. Aeruginosa, dan Salmonella bila tumbuh pada media ini tidak akan berwarna karena tidak mampu memfermentasi lactose. Dalam praktikum kali ini sampel susu kedelai yang diperiksa bisa dikatakan tidak higienis atau tidak sehat untuk dikonsumsi karena dari hasil pemeriksaan didapatkan tumbuhnya koloni kuman Salmonella Sp. Pada media SS Agar. Salmonella Sp. Adalah bakteri berbentuk batang pada pengecatan gram berwarna merah ( bakteri gram negative , berukuran 2μ - 4 x 0,6, memiliki flagel ( kecuali S. Gallinarum dan S pullorum ), dan tidak berspora . Habitat Salmonella Sp. Adalah pada saluran pencernaan ( usus halus ) manusia dan hewan. Suhu pertumbuhan salmonella Sp. Ialah 37° C dan pada pH 6-8. ( Julius, 1990) Salmonella Sp. Bersifat aerob dan anaerob fakultatif. Salmonellosis adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan adanya infeksi Salmonella Sp. Manifestasi klinik salmonellosis pada manusia ada empat sindrom yaitu :
1. Gastroentritis atau keracunan makanan merupakan infeksi usus dan tidak ditemukan toksin sebelumnya, ini disebabkan karena menelan makan yang mengandung Salmonella Sp.
2. Demam typhoid yang disebabkan oleh Salmonella Typhi. Kuman masuk melalui mulut dan masuk kelambung untuk mencapai usus halus, lalu kekelenjar getah bening.
3. Bakterimia ( septikimia ) dapat ditemukan pada demam typhoid dan infeksi Salmonella non-thyphi. Adanya Salmonella dalam darah beresiko terjanya infeksi, gejala yang menonjol adalah panas.
4. Carier yang asomatik adalah semua individu yang terinfeksi Salmonella Sp akan mengekskresikan kuman dalam tinja untuk jangka waktu yang bervariasi.


IX. KESIMPULAN
1. Pemeriksaan atau identifikasi Salmonella Sp. Menggunakan sampel susu kedelai yang ditumbuhkan pada media SS Agar dan Mac Conkey.
2. Pada SS Agar ditemukan atau ditumbuhi koloni kuman dengan morfologi bulat, kecil, dan berwarna kuning bening, serta memiliki sifat berbau menyengat dan tidak terdapat lendir.
3. Pada media Mac Conkey tidak ditumbuhi koloni ( Negatif ).
Description: PEMERIKSAAN ATAU IDENTIFIKASI SALMONELLA Sp. Rating: 5.0 Reviewer: Iim Nurhidayat ItemReviewed: PEMERIKSAAN ATAU IDENTIFIKASI SALMONELLA Sp.

Subscribe in a reader

Atau Berlangganan gratis Via Email Di bawah ini

ARTIKEL TERKAIT:

Posted by: Iim Nurhidayat
ReferensiKu Updated at: 11.04

2 komentar:

 

Followers

Site Info

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free Ping your blog, website, or RSS feed for Free Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free! ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu ReferensiKu

Komentar Terbaru

Guest Book / Buku Tamu×